Menu

12++ Tips Memilih Broker Saham Terbaik yang Bisa Diterapkan Oleh Pemula

Januari 22, 2018 | Saham

Tips Memilih Broker Saham Terbaik

Mencari tahu tips memilih broker saham terbaik sangat penting untuk dilakukan oleh para pemula yang baru memulai berinvestasi di saham. Dengan memilih broker saham terbaik, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan kemudahan layanan yang diberikan dan resiko penipuan yang mungkin mereka lakukan.

Sebelum masuk ke dalam pembahasan, kami akan menjelaskan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan broker saham. Broker saham atau Pialang saham adalah sebuah perusahaan yang mengantongi izin untuk melakukan perdagangan efek yang terdapat di bursa saham. Dengan adanya broker saham, para investor dimudahkan untuk membeli dan menjual saham yang terdapat di bursa saham.

Perusahaan pialang ini akan menjadi perantara Anda saat akan melakukan transakses jual beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sehingga, Anda diharuskan untuk menyetorkan uang terlebih dahulu dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya agar bisa bertransaksi saham.

Guntur Pasaribu, seorang Direktur Perdagangan Fix Income dan Derivatif mengatakan bahwa, ada 3 faktor penting yang perlu Anda perhatikan saat memilih broker saham. Ketiga faktor tersebut meliputi struktur permodalan broker, manajemen broker, dan divisi yang ada di dalam broker saham tersebut.

Selain 3 faktor di atas ada beberapa faktor penting yang perlu Anda perhatikan yaitu broker saham tersebut telah tercatat sebagai anggota BEI. Informasi ini bisa Anda perhatikan di website yang dikelola oleh BEI.

Pertimbangkan juga untuk memilih broker yang dimiliki oleh pemerintah bagi Anda yang membutuhkan keamanan yang lebih. Perhatikan juga apakah broker saham memberikan rekomendasi kepada para nasabahnya atau tidak. Hal seperti ini sangat penting untuk diperhatikan jika Anda tidak bisa melakukan analisa sendiri.

Agar bisa mengetahui tips yang lebih lengkap, berikut ini kami akan menyajikan beberapa tips memilih broker saham terbaik yang bisa diterapkan oleh para pemula.

 

Dimana Dana yang Kita Setorkan Akan Disimpan?

Bagi Anda yang khawatir dengan tindak penipuan yang mungkin dilakukan oleh para perusahaan pialang, peraturan di bawah ini mungkin akan mengurangi rasa takut yang Anda hadapi. Saat ini pemerintah sudah melakukan pemisahan antara dana yang dimiliki nasabah dengan dana yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas. Saat ini semua dana yang dimiliki oleh para nasabah akan ditempatkan di Rekening Dana Investor (RDI).

Ditambah lagi dana yang dimiliki nasabah di RDI akan dijamin oleh pemerintah melalui PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia. Selain itu, saham yang Anda miliki akan disimpan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Dengan adanya aturan di atas, maka dana dan saham yang dimiliki oleh para nasabah akan dijamin oleh pemerintah Indonesia.

Apa saja tips memilih broker terbaik untuk pemula? berikut ulasannya :

1. Bergabunglah Dengan Broker Saham yang Menjadi Anggota Bursa

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan saat memilih broker saham adalah  perusahaan harus memiliki Sertifikat Perantara Pedagang Efek serta telah tercatat sebagai anggota Bursa Efek Indonesia. Perhatikan juga apakah broker saham tersebut memiliki Sertifikasi Wakil Perantara Pedagang Efek.

2. Perhatikan Setoran Awal yang Perlu Dilakukan

Setoran awal yang ditetapkan oleh perusahaan sekuritas bergantung dari target pasar yang dibidik oleh perusahaan sekuritas. Ada perusahaan sekuritas yang membidik pasar mahasiswa dan ada juga yang membidik para eksekutif. Broker saham yang ada biasanya mengharuskan Anda untuk melakukan setoran awal mulai dari Rp 100.000 sampai 10 Juta rupiah.

3. Apakah Pihak Pialang Memberikan Informasi dan Rekomendasi Saham?

Bagi Anda yang sibuk dengan bisnis dan pekerjaan yang dimiliki pasti Anda akan kesulitan untuk melakukan analisis sendiri atas saham yang perlu dibeli dan dijual. Jika hal di atas terjadi, Anda perlu mencari broker saham yang memberikan rekomendasi harian kepada para nasabahnya. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang tidak memiliki waktu untuk melakukan analisis.

Broker saham akan memberikan rekomendasi terbaik yang bisa mereka berikan kepada Anda dan akan memberikan informasi berkaitan dengan resiko serta mengedukasi Anda selaku nasabah.

4. Tidak Anda Tambahan Biaya Admin

Saat Anda masuk bertransaksi ke dalam pasar saham biasanya Anda akan melakukan investasi dalam jangka waktu yang panjang dan tidak sebentar. Oleh sebab itu sangat penting untuk memilih broker saham yang membebaskan Anda dari biaya administrasi bulanan. Biaya administrasi bulanan yang Anda bayarkan bisa menggerus portofolio yang dimiliki.

5. Broker Saham Memiliki Platform yang Terintegrasi Dengan Laporan Keuangan Emiten

Sebuah laporan keuangan yang dikeluarkan oleh emiten bermanfaat sebagai dasar analisa yang Anda lakukan. Oleh karenanya sangat penting untuk memastikan bahwa platform yang dimiliki oleh broker saham memiliki menu laporan keuangan terkini dari para emiten. Dengan kemudahan tersebut, Anda tidak perlu lagi repot-repot mencari laporan keuangan yang dikeluarkan oleh para emiten.

6. Menyajikan Berita yang Terkini dan Bermanfaat

Berita yang terjadi setiap hari tentu akan mempengaruhi naik turunnnya harga saham yang diperjual belikan. Saat terjadi berita positif seperti laba yang meningkat, tentu hal ini akan berpengaruh terhadap harga saham yang akan mengalami kenaikan. Begitu juga saat ada berita negatif yang terjadi, maka harga saham pun akan ikut menurun karenanya.

Broker saham yang menyajikan berita terkini dan bermanfaat di platform membuat Anda tidak perlu lagi repot mencari berita di berbagai portal berita yang lain.

7. Fasilitas Transaksi yang Dilakukan

Pada umumnya transaksi saham dilakukan di kantor broker saham yang dipesan oleh nasabah melalui panggilan telpon. Dengan semakin berkembangnya teknologi, saat ini sudah banyak perusahaan broker saham yang memiliki fasilitas trading secara online yang bisa Anda lakukan melalui komputer dan smartphone dimanapun.

8.Perhatikan Rekening Dana Investor (RDI)

Jika Anda memiliki rekening tabungan yang berbeda dengan RDI, maka konsekuensinya akan ada tambahan biaya yang perlu Anda keluarkan saat akan melakukan penarikan dana dan menambah dana. Dana tambahan ini sebesar biaya tambahan jika transfer antar rekening.

9. Pertimbangkan untuk Memilih Broker Pelat Merah

Jika Anda ingin lebih aman saat berinvestasi di pasar saham, pilihlah broker saham dari pemerintah. Hal ini dikarenakan permodalan yan mereka miliki didukung oleh pemerintah Indonesia. Contoh broker plat merah antara lain BNI sekuritas atau Mandiri sekuritas. Anda juga bisa memilih broker yang lain, yang tentunya sudah diresmikan oleh pemerintah dan dibawah pengawasan OJK. ( list broker saham resmi pemerintah Indonesia )

Investor-Saham

10. Broker Saham Memiliki Platform Trading Secara Online

Tips selanjutnya adalah Anda perlu memilih broker saham yang memiliki platform trading online. Dengan adanya platform tersebut, sebagai nasabah, Anda akan dimudahkan untuk melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun.

Berbagai broker saham yang ada di Indonesia memiliki platform trading yang berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini terjadi dikarenakan masing-masing broker saham mengembangkan sendiri platfom trading yang mereka miliki. Oleh sebab itu, jika Anda ingin berpindah dari satu broker ke broker yang lain, maka Anda perlu mempelajari ulang tentang cara menggunakan platform yang ada.

Meskipun pihak broker menawarkan platform yang berbeda, secara umum fitur yang ditawarkan oleh broker tersebut tidak jauh berbeda. Hampir seluruh platform trading memiliki grafik yang memungkinkan Anda melakukan analisa teknikal, selain itu ada juga data keuangan perusahaan yang disediakan, data transaksi yang terjadi, dan ada juga broker yang menawarkan fitur stop loss dan profit taking.

Perhatikan juga kemudahan akses saat Anda menggunakannya melalui Samrtphone, Tablet, dan berbagai Gadget yang lain.

Selanjutnya kami akan memberikan contoh beberapa perusahaan broker yang menyediakan platform trading saham. Kami akan memberikan contoh dari Daewoo Securities yang memiliki platform HOTS dan Indopremier Securities dengan IPOT.

Kedua perusahaan sekuritas di atas sangat memperhatikan platform trading yang mereka miliki. Sebab mereka mengetahui, bahwa kemudahan melakukan transaksi di platform trading merupakan faktor yang paling banyak diperhatikan oleh para investor ritel di Indonesia. Platform trading yang terus dikembangkan menjadikan kedua perusahaan broker tersebut memiliki nasabah terbesar di Indonesia.

Kedua perusahaan di atas juga memberikan akun demo yang bisa Anda gunakan jika ingin mencoba platform yang mereka miliki.

Selain kedua perusaahaan  broker di atas, kami juga akan memberikan beberapa nama perusahaan broker saham yang memungkinkan Anda untuk melakukan trading dan berinvestasi saham secara online.

Perusahaan tersebut meliputi BNI Securities, CIMB Securities Indonesia, First Asia Capital, Henan Putihrai, Indo Premier Securities, Kiwoom Securities Indonesia, Lautandhana Securindo, Mandiri Sekuritas, Mega Capital Indonesia, MNC Securities, NISP Sekuritas, Phillip Securities Indonesia, Panin Sekuritas, Profindo International Securities, Samuel Sekuritas Indonesia, Sinarmas Sekuritas, Uob Kay Hian Securities, dan Waterfront Securities Indonesia.

Anda bisa memilih broker saham yang menurut Anda memberikan platform trading saham yang mudah dan nyaman.

11. Faktor Keamanan Dana

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya bahwa, saat ini pemerintah telah menerbitkan peraturan dimana dana nasabah tidak dipegang oleh pihak sekuritas. Peraturan tersebut menutup kemungkinan pihak broker saham membawa lari dana yang dimiliki nasabah. Meskipun pemerintah telah memberikan peraturan, tetap saja ada sebagian investor yang masih takut untuk menginvestasikan dana yang dimiliki ke dalam sekuritas yang tidak memiliki riwayat yang baik.

Jika Anda termasuk dalam kategori investor yang memiliki sifat di atas, kami sangat merekomendasikan Anda untuk menggunakan perusahaan broker saham yang dimiliki negara. Ada 3 contoh perusahaan broker saham yang bisa Anda gunakan yaitu Mandiri Sekuritas, Danareksa, dan BNI Sekuritas. Anda bisa memilih dari ketiga perusahaan broker saham yang menurut Anda paling memberikan kemudahan saat bertransaksi.

12.Platform Trading Menawarkan Data yang Terkini

Bagi Anda yang termasuk ke dalam investor jangka pendek, maka sangat penting untuk memperhatikan data terkini yang ada di dalam platform perusahaan sekuritas. Namun, jika Anda termasuk dalam investor jangka panjang, maka data yang terkini sebenarnya tidak terlalu penting untuk digunakan saat ini.

Secara umum, perusahaan broker saham biasanya akan menyediakan data yang terkini secara gratis kepada para nasabahnya. Jika mereka memungut biaya untuk data tersebut biasanya Anda tidak akan mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk mendapatkannya.

13. Perusahaan Menyediakan Fitur Analisis yang Lengkap

Analisis diperlukan untuk mengambil keputusan saat akan melakukan investasi pada saham yang tersedia. Semakin lengkap fitur analisis yang disediakan akan semakin mudah juga Anda melakukan keputusan investasi.

Sebagai investor paling tidak Anda membutuhkan fasilitas Indeks Harga Saham, Fitur Grafik Pergerakan Saham, Informasi Terbaru yang Tersedia, Adanya Laporan Keuangan Para Emiten, dan Informasi Tentang Portofolio yang Anda miliki.

14. Memiliki Fitur Order Otomatis

Hal yang perlu Anda pahami adalah tidak seluruh perusahaan broker saham menyediakan fasilitas ini kepada para nasabahnya. Padahal fitur ini sangat bermanfaat agar para investor bisa melakukan transaksi saham dengan mudah dan fleksibel. Ditambah lagi dengan adanya fitur ini, Anda bisa meminimalisir resiko yang terjadi dan membatasi kerugian di saat harga saham turun.

Nah, setelah Anda memahami tips memilih broker saham terbaik di atas. Selanjutnya kami akan membahas tentang berapa komisi yang harus Anda keluarkan saat akan bertransaksi saham. Sehingga dengan adanya informasi ini, Anda tidak akan kaget saat perusahaan broker menetapkan komisi yang perlu Anda bayarkan.

15. Memilih Broker Dengan Komisi Terbaik

APEI atau Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia telah menetetapkan besaran standar komisi yang haus dikeluarkan oleh investor. Standar tersebut telah melalui proses yang sangat panjang dan mempertimbangkan berbagai kajian dari PricewaterhouseCoopers berkaitan dengan Minimum Brokerage Fee.

Komisi yang ditetapkan adalah sebagai berikut, komisi pembelian telah ditetapkan sebesar 0,2 persen dan komisi jual sebesar 0,3 persen. Sedangkan transaksi yang dilakukan secara online memiliki besar komisi beli 0,18 persen dan untuk komisi jual sebesar 0,28 persen.

Besaran komisi yang telah ditetapkan tersebut sudah disetujui oleh anggota Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia dalam Rapat Umum Anggota Luar Biasa.

Besaran komisi tersebut berlaku untuk transaksi yang dilakukan di pasar reguler saja. Dengan demikian transaksi negosiasi, transaksi otomatis, dan tranasaksi terafiliasi tidak berlaku. Begitu juga dengan transaksi tax amnesty, kebijakan yang ada di atas hanya berlaku di pasar reguler yang dilakukan nasabah ritel dan institusi.

Susy Meilina, selaku Koordinator Komite Ketua Umum APEI mengatakan, standar yang ditetapkan di atas mulai berlaku efektif sejak 1 Januari 2017 yang lalu untuk transaksi reguler.

Jadi, Anda harus waspada saat ada broker saham yang menetapkan besaran komisi yang terlalu besar dari kebijakan yang telah ditetapkan di atas.

Saatnya Menentukan Pilihan ! Broker Mana yang merupakan Pilihan Terbaik

Secara keseluruhan, itulah beberapa tips penting yang perlu Anda perhatikan saat akan memilih broker saham yang terbaik untuk berinvestasi. Dengan bebarapa tips di atas, Anda bisa mempertimbangkan dan memilih perusahaan broker saham yang terbaik untuk dipilih.

Pilihlah broker saham yang sesuai dengan keinginan Anda. Petimbangkan broker saham yang menawarkan keamanan nasabah kenyamanan bertransaksi, dan kemudahan melakukan analisis saham. Pilihlah broker saham dengan teliti dengan mempertimbangkan beberapa faktor yang menurut Anda penting. Ingatlah, perusahaan broker saham yang Anda pilih akan mempengaruhi strategi yang Anda lakukan saat berinvestasi saham.

Kami berharap informasi dan pembahasan lengkap tentang cara memilih broker saham di atas bisa Anda jadikan pedoman saat akan memilih perusahaan sekuritas. Jangan lupa untuk membagikan informasi di atas kepada orang lain melalui media sosial yang Anda miliki. Dengan demikian semakin banyak orang yang tahu dan memahami cara memilih broker saham terbaik.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut berkaitan dengan pembahasan yang disampaikan di atas. Jangan ragu untuk bertanya melalui kolom komentar yang telah tersedia. Kami akan dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan yang masuk.

Selamat berinvestasi!

Baca juga artikel kami yang lainnya :

Cara Membuat Rekening Saham

Keuntungan Investasi Deposito dan Cara Mudah Untuk Memaksimalkan Keuntungan

 

Related For 12++ Tips Memilih Broker Saham Terbaik yang Bisa Diterapkan Oleh Pemula