Menu

Cara Membuat Rekening Saham Pemula

Desember 24, 2017 | Saham

Cara Membuat Rekening Saham Pemula

– Banyak sekali orang yang penasaran dengan cara membuat rekening atau akun saham saat akan mulai berinvestasi. Sebagian masyarakat yang tertarik berinvestasi saham dikarenakan saham termasuk investasi yang sangat menarik untuk dilakukan. Saham masuk ke dalam kategori investasi yang memiliki resiko yang tinggi, tetapi juga mampu memberikan hasil yang tinggi kepada para investornya. Pelajari risiko investasi saham dahulu di sini.

Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi, sebaiknya memahami terlebih dahulu tata cara untuk memulai berinvestasi di saham. Kali ini kami akan membahas cara membuka akun atau rekening saham agar Anda bisa berinvestasi di dalam saham.

Bagaimana caranya? Berikut ini penjelasannya lebih lanjut.Risiko-investasi-reksadana1. Tahap Membuat Rekening Saham : Persiapkan Beberapa Syarat yang Diperlukan

Saat akan membuat akun saham, maka Anda perlu mempersiapkan beberapa syarat yang diperlukan.

Pertama, Anda perlu mempersiapkan kartu identitas seperti KTP/KITAS/Passport untuk membuka rekening saham. WNI wajib melampirkan KTP sebagai syarat untuk membuka akun saham dan tidak bisa digantikan dengan SIM atau Passport. Jika WNA, maka KITAS/Passport merupakan syarat wajib yang perlu dipersiapkan.

Kedua, siapkan NPWP di saat akan membuka rekening saham. Jangan khawatir jika Anda tidak mempunyai NPWP, sebab Anda bisa meminta surat pernyataan tidak memiliki NPWP di sekuritas tempat Anda mendaftar,

Syarat yang ketiga adalah cover buku tabungan yang menjadi syarat bagi Anda yang akan membuka rekening saham. Keberadaan cover buku tabungan akan mempermudah pihak sekuritas untuk memeriksa rekening bank yang Anda miliki. Rekening tabungan ini nantinya akan bermanfaat untuk menampung uang saat Anda akan melakukan penarikan dana.

Kemudian siapkan Nomor Identitas KSEI, jika Anda pernah mempunyai rekening saham dan ingin membuka rekening yang selanjutnya.

Jika Anda seorang ibu rumah tangga dan ingin berinvestasi di pasar saham, maka Anda perlu mempersiapkan fotokopi KTP suami, fotokopi NPWP suami, dan fotokopi KK.

2. Tahap Membuat Rekening Saham : Pilih Sekuritas

Apabila Anda sudah mempersiapkan semua persyaratan yang ada di atas, maka mulailah menentukan sekuritas yang akan dipilih. Telitilah saat Anda akan memilih sekuritas karena pilihan sekuritas akan menentukan masa depan uang yang akan anda investasikan. Bagaiamana cara memilih broker saham yang baik? nanti saya jelaskan pada artikel saya selanjutnya. Mudahnya anda dapat memilih dengan 2 cara yaitu mencari informasi ke bank yang memiliki rekening dana investor atau ke kantor IDX di setiap kota anda untuk memperoleh informasi tentang broker resmi yang ada di Indonesia.

Jika sudah menemukan pilihan sekuritas yang tepat, maka Anda bisa menemui broker tersebut untuk mulai membuat rekening saham. Biasanya broker akan menyediakan cara pembukaan rekening saham secara online. Jika fasilitas ini tersedia, maka Anda bisa mengunduh formulir online yang telah mereka sediakan dan mengisi formulir tersebut secara lengkap.

3. Tahap Membuat Rekening Saham : Isi Formulir Pembukaan Akun Dengan Melampirkan Syarat yang Diperlukan

Langkah yang selanjutnya, Anda perlu mengisi formulir pembukaan rekening saham termasuk rekening saham dan rekening dana investor. Mengisi formulir pembukaan rekening tidaklah sulit untuk Anda lakukan, sebab tata cara pengisian hampir sama saat Anda akan membuka rekening tabungan di bank.

Isi setiap isian yang ada di dalam formulir dengan benar dan jangan lupa untuk melampirkan persyaratan pembukaan rekening seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Perhatikan dengan seksama ketika mengisi, data diri dan no rekening wajib diperiksa ulang agar tidak terjadi kesalahan.

4. Tahap Membuat Rekening Saham : Membuka Rekening Dana Investor (RDI)

Hal yang perlu Anda pahami adalah formulir pembukaan rekening saham biasanya terdiri dari 2 bagian yaitu pembukaan rekening saham dan pembukaan rekening dana investor.

Pembukaaan rekening saham diperlukan untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas dan untuk menyimpan data Anda di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Di sisi yang lain rekening dana investor merupakan rekening dari dana Anda yang ditempatkan di bank dan terpisah dari rekening perusahaan efek. Rekening dana investor bermanfaat agar Anda memiliki rekening bank untuk menyelesaikan transaksi saham yang Anda miliki. Rekening ini memiliki manfaat untuk menyimpan dana yang tidak Anda belikan saham.

Pemisaham rekening seperti yang telah dijelaskan di atas merupakan peraturan yang belum lama diterapkan oleh pemerintah Indonesia. Sebelum adanya aturan ini, setiap dana yang disetorkan pada rekening saham akan disimpan di rekening sekuritas. Artinya dana yang Anda miliki akan bercampur dengan dana yang dimiliki oleh investor lain.

Dengan adanya aturan pemisahan rekening ini memiliki manfaat untuk keamanan para investor saham.

Kami sangat menyarankan Anda untuk memilih RDI dari bank yang sama dengan rekening pribadi yang Anda miliki. Bank yang sama akan menghemat biaya administrasi yang perlu Anda keluarkan seperti kliring, RTGS, dan menarik uang dari RDI.

5. Tahap Membuat Rekening Saham : Tunggulah Proses Pembukaan Sampai Selesai

Jika langkah di atas sudah dilakukan, maka tinggal menunggu proses pembukaan rekening yang Anda buat. Lamanya waktu tunggu bervariasi dan sangat bergantung dengan RDI yang Anda pilih, namun biasanya akan memakan waktu sekitar 1 minggu.

Apabila proses pembukaan rekening sudah selesai, maka Anda akan dikonfirmasi dengan nomor RDI yang Anda buka. Informasi ini biasanya disampaikan oleh broker melalui email.

Membuat-Rekening-Saham

6. Tahap Membuat Rekening Saham : Lakukan Penyetoran Deposit Awal

Saat masuk di tahap ini pasti Anda akan memperkirakan bahwa menyetor dana untuk deposit awal sangat besar. Padahal kenyataannya tidaklah demikian, sebab jumlah deposi awal yang perlu Anda setor sangat bervariasi tergantung sekuritas yang Anda gunakan.

Sekuritas biasanya mematok deposit awal sekitar 5 Juta sampai 10 Juta rupiah. Bahkan beberapa sekuritas asing memberikan syarat setoran minimal mencapai 60 Juta rupiah. Selain itu, ada juga beberapa sekuritas memperbolehkan setoran minimal sebesar 250 ribu rupiah saja.

Apabila rekening dana investor sudah jadi, maka Anda bisa menyetorkan modal yang diinginkan untuk diinvestasikan pada saham. Menyetorkan deposit awal akan mengaktifkan rekening yang Anda buka denga sendirinya.

Saat akan menyetorkan dana, Anda bisa memilih untuk menyetorkan dana secara tunai atau secara transfer dari rekening pribadi ke RDI. Setelah Anda menyetorkan dana ke RDI, maka tinggal menunggu ID, Password, dan PIN agar bisa masuk ke dalam akun saham yang dimiliki. Tidak ketinggalan, Anda juga akan mendapatkan kartu akses KSEI.

Jika ID, Password, dan PIN sudah Anda dapatkan, maka Anda sudah bisa mulai berinvestasi saham. Lakukan pengunduhan aplikasi trading yang telah disediakan oleh pihak broker, setelah Anda mendapatkan ID, Password, dan PIN. Aplikasi broker ini akan bermanfaat untuk memudahkan Anda melakukan jual beli saham yang Anda miliki.

Dari pembahasan di atas dapat kita ketahui bahwa membuat akun saham tidak terlalu sulit dan merepotkan untuk dilakukan. Hal yang penting adalah Anda memiliki setiap syarat yang dibutuhkan untuk membuka akun saham pada sekuritas. Selain itu dengan semakin majunya teknologi, Anda sudah bisa membuka akun saham secara online dan tidak perlu repot-repot menemui pihak broker saham yang dipilih.

Ditambah dengan adanya aplikasi broker saham, maka Anda bisa bertransaksi jual beli saham dimanapun tempatnya. ( List broker saham resmi indonesia cek di sini. )

Itulah 6 cara membuka Rekening saham yang bisa kami sampaikan untuk Anda semua. Semoga pembahasan di atas bisa bermanfaat untuk Anda yang berniat membuka akun saham di sekuritas.

Semoga menginspirasi!

Baca juga jenis investasi kami yang lainnya :

Related For Cara Membuat Rekening Saham Pemula