Menu

Cara Mudah Investasi Bagi Pasangan Muda yang Baru Menikah

Januari 10, 2018 | Investasi

Investasi Bagi Pasangan Muda yang Baru Menikah

–¬†Pasangan muda yang baru membangun sebuah keluarga perlu merencanakan segala sesuatu dengan tujuan yang jelas. Keuangan dan investasi menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk direncanakan agar masa depan keluarga di masa depan bisa terjamin dengan baik.

Jika Anda tidak menginginkan terjadi masalah keuangan di masa yang akan datang, maka melakukan perencanaan keuangan dan investasi perlu dilakukan sejak dini. Sebab, seringkali timbulnya masalah keuangan keluarga dikarenakan Anda tidak bijak dalam mengelola uang yang telah didapatkan.

Saat masalah keuangan terjadi, maka hal ini akan mempengaruhi kualitas kehidupan Anda dan keluarga di masa depan.

caramudahinvestasi.com

Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang investasi yang bisa dilakukan oleh setiap pasangan muda yang baru menikah. Dengan melakukan investasi, maka Anda memiliki peluang untuk bisa mendapatkan keuntungan yang mampu mengimbangi laju inflasi di masa depan. Penjelasan disini kita buat agak panjang karena memang banyak sekali hal yang perlu diketahui oleh pasangan muda untuk mulai berinvestasi.

Apalagi sebagai pasangan muda, pasti ada banyak sekali kebutuhan yang perlu Anda persiapkan di masa depan. Dengan berinvestasi kemungkinan Anda untuk memenuhi kebutuhan di masa depan akan semakin mudah.

Sebelum Anda memahami instrumen apa saja yang bisa dijadikan investasi, ada baiknya Anda memahami dengan baik berbagai hal yang penting untuk diperhatikan dalam berinvestasi.

3 Hal yang Perlu Diperhatikan Pasangan Muda Saat Berinvestasi

1. Dalam Investasi Ada Berbagai Jenis Keuntungan

Saat Anda masuk dan mulai melakukan investasi, maka ada keuntungan yang berpotensi untuk bisa didapatkan. Ada 2 jenis keuntungan investasi yang bisa didapatkan yaitu Cashflow dan Capital Gain.

Keuntungan cashflow maksudnya adalah sebuah potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan secara berkala, bisa setiap tahun atau setiap bulan, dalam investasi yang dilakukan. Jenis keuntungan yang satu ini bisa Anda dapatkan saat produk investasi yang dimiliki memberikan bunga rutin secara berkala kepada Anda selaku investor.

Kemudian ada keuntungan capital gain yang bisa Anda dapatkan saat menjual produk investasi yang dimiliki. Keuntungan capital gain bisa didapatkan dari selisih harga beli dan harga jual investasi.

Anda bisa memilih produk investasi yang memberikan keuntungan cashflow, jika Anda bertujuan menambah pendapatan secara rutin. Namun, jika tujuan investasi yang dilakukan untuk persiapan dana di masa depan, maka Anda bisa memilih investasi dengan potensi keuntungan capital gain.

2. Sebagai Pasangan Muda Anda Perlu Memiliki Tujuan dan Perencanaan yang Jelas

Pahami dengan baik bahwa melakukan investasi dilakukan untuk mencapai tujuan keuangan yang diinginkan. Sehingga sangat penting untuk memiliki tujuan keuangan yang jelas sebelum Anda mulai berinvestasi pada instrumen yang dipilih.

Tanpa adanya rencana, maka investasi yang Anda lakukan sama seperti berjalan tanpa adanya tujuan yang jelas. Ada banyak sekali rencana investasi yang bisa Anda buat sebagai tujuan seperti investasi untuk biaya pendidikan anak, investasi untuk membeli properti, dan lain sebagainya.

3. Ada Berapa Besaran Hutang yang Dimiliki

Saat akan berinvestasi, maka sebagai pasangan muda penting untuk mencatat semua hutang yang dimiliki. Catat dan ketahui apakah Anda memiliki cicilan KPR, cicilan kartu kredit, cicilan mobil dan motor.

Jika semua hutang telah didata dan diperhitungkan dengan baik, maka Anda bisa menilai apakah hutang yang dimiliki masih berada dalam batasan aman atau tidak. Besaran hutang yang masuk dalam kategori aman adalah sebesar 30 persen dari total pendapatan bulanan yang Anda hasikan.

Bagaimana jika jumlah hutang yang Anda miliki melebihi batas normal?

Jika hal di atas terjadi, maka Anda bisa mengurangi jumlah hutang tersebut dengan segera, sebelum masuk dan mulai berinvestasi.

3 Jenis Investasi yang Bisa Dilakukan Para Pasangan Muda

1. Menabung Saham

Jenis investasi untuk pasangan muda yang baru menikah adalah menabung saham. Menabung Saham adalah sebuah program yang digerakan oleh pemerintah dengan tujuan agar masyarakat Indonesia paham dengan dunia pasar modal dan untuk menambah jumlah investor aktif di pasar modal Indonesia. Dengan adanya program Yuk Nabung Saham, masyarakat Indonesia diharapkan bisa berinvestasi dengan benar dan bisa terhindar dari investasi bodong yang semakin merajalela.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda peroleh saat ikut menabung saham, beberapa keuntungannya adalah mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual saham serta mendapatkan pembagian keuntungan perusahaan atau dividen.

Selain manfaat di atas, sebagai seorang investor penting bagi Anda untuk memahami resiko yang ada dari investasi yang dilakukan (baca juga risiko berinventasi saham disini dan cara mengatasi risiko investasi saham di sini). Saham memiliki resiko capital loss yaitu resiko harga jual yang lebih rendah dari harga saat Anda membeli saham tersebut. Selain itu ada juga resiko likuidasi saat perusahaan tersebut dinyatakan bangkrut dan tidak bisa menghasilkan keuntungan.

Cara Mulai Menabung Saham

Langkah pertama, sebagai seorang investor, Anda perlu datang ke perusahaan sekuritas atau bank untuk membuka rekening investasi atau Rekening Dana Nasabah (RDN). Baca juga cara membuka rekening saham di sini dan daftar broker resmi Indonesia di sini.

Jika sudah membuka rekening investasi, maka Anda bisa melakukan pembelian saham dengan nominal tertentu yang diinginkan. Dana yang diinvestasikan perlu disimpan dalam waktu yang lama untuk bisa menghasilkan keuntungan yang optimal. Namun, Anda bisa tetap menjual dan mencairkan dana ke rekening pribadi jika membutuhkannya.

2. Tabungan Emas Bisa Menjadi Pilihan Investasi yang Menguntungkan

Tabungan emas merupakan sebuah produk investasi yang telah dikeluarkan oleh Pegadaian untuk memudahkan masyarakat mendapatkan emas dengan harga yang terjangkau.

Risiko-Investasi-Emas

Sebagai pasangan muda yang baru menikah, Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan dari tabungan emas yang dimiliki.

Keuntungan yang pertama adalah jenis tabungan yang bisa dipilih bisa dalam bentuk kredit atau tunai. Pilihan yang tersedia akan memudahkan Anda untuk memilih investasi yang paling sesuai dengan keinginan dan kondisi keuangan yang dimiliki. Baca juga keuntungan berinvestasi emas di sini.

Melakukan investasi emas di Pegadaian tidak membutuhkan waktu yang lama, Anda hanya perlu melalui proses sekitar 30 menit untuk mendapatkan tabungan emas yang diinginkan. Bagi Anda yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu, kemudahan yang diberikan Pegadaian dalam berinvestasi emas ini bisa dijadikan pilihan.

Jangan khawatir saat Anda akan berinvestasi emas di Pegadaian, sebab Pegadaian merupakan sebuah lembaga yang memiliki kredibilitas, terpercaya, dan sudah teruji. Menyimpan emas di dalam Pegadaian merupakan pilihan investasi yang tepat untuk para pasangan muda.

Ini Syarat yang Perlu Anda Persiapkan Jika Tertarik Menabung Emas

-Sebagai seorang investor, Anda perlu terlebih dahulu membuka rekening tabungan emas pada Kantor Pegadaian. Dokumen yang perlu dilampirkan adalah fotokopi identitas yang masih berlaku seperti KTP/SIM/Paspor.

-Selanjutnya Anda perlu mengisi formulir pembukaan rekening dan membayar biaya administrasi dan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan.

-Jumlah emas yang bisa Anda beli mulai dari 0.01 gram dengan harga sekitar Rp 6.000, harga yang sangat murah dan terjangkau oleh setiap kalangan.

-Jika suatu saat Anda membutuhkan dana tunai dengan segera, maka Anda bisa menjual kembali tabungan emas dengan minimal penjualan sebesar 1 gram.

3. Mencicil KPR untuk Masa Depan Keluarga yang Cerah

Pilihan instrumen investasi terakhir yang kami rekomendasikan untuk para pasangan muda adalan mengambil cicilan KPR rumah. Memiliki sebuah hunian sendiri yang berasal dari uang pribadi merupakan kebanggaan tersendiri bagi para pasangan muda. Dengan adanya rumah, Anda tidak perlu lagi tinggal di rumah kontrakan atau pun tinggal rumah orang tua.

Risiko-kelemahan-Investasi-properti

 

Anda bisa mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) agar bisa mendapatkan rumah dengan cara mencicilnya setiap bulan. Dalam mencicil rumah, ada bunga cicilan yang perlu dibayarkan dan besarannya bervariasi tergantung dari pihak bank penyedia kredit. Bunga bank yang disediakan biasanya tetap dalam beberapa tahun, kemudian akan berfluktuatif menyesuaikan tingkat inflasi dan kondisi perekonomian dalam suatu negara.

Agar Anda tidak diberatkan dengan bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya, maka Anda dan pasangan harus cerdas menentukan tawaran bunga rendah dengan tenor yang panjang dari pihak bank.

Selain KPR dari bank konvensional, Anda bisa juga mengambil KPR dengan sistem syariah yang sudah disediakan oleh banyak pilihan bank. Keuntungan yang bisa didapatkan saat Anda mengambil cicilan rumah dengan sistem syariah adalah jumlah cicilan tersebut berjumlah tetap sampai lunas. Namun, cicilan dengan sistem syariah biasanya lebih tinggi dari KPR konvensional.

Keuntungan yang Bisa Didapatkan Pasangan Muda Saat Mencicil KPR Rumah

1. Harga yang Masih Murah

Hal yang perlu Anda pahami disini adalah harga rumah selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya dan akan menyesuikan dengan laju inflasi. Dengan demikian, semakin lama Anda menunda untuk mulai mencicil rumah akan semakin mahal juga harga rumah yang akan Anda dapatkan.

2. Nilai Angsuran yang Masih Rendah

Hal ini masih berkaitan dengan penjelasan di atas, saat harga rumah masih murah, maka angsuran yang perlu dibayarkan pun akan semakin murah.

3. Rumah Dilindungi Asuransi

Saat Anda membeli rumah dengan cara mengangsur, maka ada premi asuransi kebakaran dan asuransi jiwa yang akan didapatkan.

Dengan adanya asuransi tersebut, saat terjadi musibah kebakaran dan masih dalam periode cicilan, maka biaya perbaikan rumah akan ditanggung oleh pihak asuransi. Begitu juga saat pembeli meninggal dunia, maka cicilan yang tersisa akan ditanggung oleh pihak asuransi. Dengan cara seperti ini, anggota keluarga tidak akan dibebani dengan hutang cicilan rumah.

4. Jangka Waktu Atau Tenor Lebih Panjang

Pihak bank selaku pemberi KPR biasanya akan memberikan tenor cicilan sampai usia pensiun atau 55 tahun. Dengan demikian, jika Anda mengajukan KPR pada saat usia 25 tahun, maka jangka waktu yang bisa Anda dapatkan bisa lebih panjang, dibandingkan dengan orang yang mengajukan KPR pada usia 50 tahun.

Semakin muda Anda mengambil cicilan KPR, maka akan semakin panjang juga jangka waktu kredit yang bisa didapatkan, dan semakin kecil juga jumlah cicilan yang harus dibayarkan.

Mengelola-risiko-saham

5. Usia Muda Merupakan Usia yang Produktif

Pasangan muda yang memiliki usia sekitar 20 tahunan, secara fisik masih kuat dan prima untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar gaji utama. Kondisi fisik yang masih muda harus dimanfaatkan dengan baik dengan semangat kerja yang tinggi dan menghasilkan pendapatan yang lebih besar.

Pihak bank juga cenderung lebih suka memberikan pinjaman kepada masyarakat berusia muda dibandingkan dengan mereka yang sudah berumur.

Setelah Anda memahami dengan baik potensi keuntungan yang didapatkan dari mencicil KPR sejak dini. Selanjutnya, kami akan membahas tentang cara cerdas mempersiapkan uang muka untuk KPR.

Tips Cerdas Mempersiapkan Uang Muka KPR

1. Target Harus Ditentukan

Tahukah Anda bahwa Uang Muka sebuah rumah biasanya sekitar 20 persen dari harga rumah yang dijual. Jadi, jika Anda ingin membeli rumah dengan harga Rp 300 Juta, maka Anda perlu mempersiapkan uang muka sebesar Rp 60 Juta. Namun, tidak perlu khawatir dengan jumlah DP yang besar, sebab ada beberapa pengembang yang memberikan kemudahan dengan uang muka yang bisa Anda cicil.

Dengan menentukan jumlah uang yang harus dikumpulkan untuk membayar uang muka, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menabung.

2. Pilih Biaya Sewa Tempat Tinggal yang Terjangkau

Saat akan mempersiapkan uang muka untuk rumah pertama, biasanya Anda akan tinggal terlebih dahulu di rumah kontrakan atau apartemen yang perlu dibayar biaya sewanya. Saat hal ini terjadi, sebaiknya Anda memilih tempat tinggal dengan biaya sewa yang murah untuk sementara waktu.

Hal ini perlu Anda lakukan agar bisa lebih cepat mengumpulkan uang muka untuk membayar DP rumah pertama. Prinsip yang perlu Anda pegang adalah bersusah saat ini sebelum bersenang di kemudian hari.

3. Potong Pengeluaran yang Tidak Penting

Usaha mengumpulkan uang muka rumah perlu diiringi dengan keseriusan Anda memangkas pengeluaran yang tidak perlu dan menambah jumlah pendapatkan. Pengeluaran seperti berlangganan pusat kebugaran dan langganan TV berbayar merupakan beberapa contoh pengeluaran yang sebenarnya bisa dikurangi.

Saat awal-awal pasti akan terasa berat, namun seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan terbiasa dengan pola hidup yang menghabiskan sedikit uang.

Cara cerdas yang bisa dilakukan adalah dengan memisahkan rekening tabungan dengan rekening untuk pengeluaran sehari-hari. Anda harus mendidiplinkan diri untuk tidak menggunakan rekening tersebut dan fokus hanya untuk digunakan membayar uang muka rumah.

4. Gunakan Fasilitas Autodebet

Jika Anda sudah memahami dengan baik berapa jumlah uang muka yang perlu dibayarkan di masa depan, maka Anda pasti memahami berapa jumlah uang yang harus dikumpulkan dan ditabung setiap bulannya. Gunakan fasilitas autodebet ke rekening tabungan khusus uang muka rumah, saat tiba tanggal gajian agar uang tersebut tidak terpakai untuk hal yang lainnya.

5. Simpan Uang yang Didapatkan

Ada masanya Anda mendapatkan uang yang tida terduga seperti bonus dari atasan, hadiah, dan pengembalian pajak. Uang yang didapatkan tersebut bisa Anda masukkan ke dalam rekening khusus untuk menyimpan uang untuk DP rumah. Cara seperti ini bisa membuat Anda lebih cepat mengumpulkan uang muka untuk membeli rumah.

6. Simpan Dana Pada Tempat yang Mudah Dicairkan

Jika Anda memiliki target untuk membeli rumah dalam jangka waktu 5 tahun, maka Anda bisa menginvestasikan uang tersebut di tempat yang aman dan mudah dicarikan. Pilihan yang bisa Anda pilih adalah tabungan deposito, dan reksadana.

7. Fokus Dengan Tujuan dan Jalani Proses Dengan Sabar

Saat mengumpulkan uang untuk membayar DP rumah, Anda harus fokus dan terus bersabar menjalani prosesnya. Jangan alihkan pandangan, jika target yang Anda tetapkan belum tercapai dan terealisasi.

Pasangan muda harus mulai merencakan tujuan keuangan sejak dini agar masa depan bisa terjamin dengan baik. Pilihan instrumen di atas bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dijalankan oleh setiap pasangan muda.

Semoga apa yang telah disampaikan tentang investasi untuk pasangan baru menikah bisa memberikan banyak manfaat untuk Anda.

Selamat berinvestasi!

Related For Cara Mudah Investasi Bagi Pasangan Muda yang Baru Menikah