Menu

Daftar Istilah Dalam Saham atau Pasar Modal yang Perlu Diketahui

Februari 5, 2018 | Saham

Daftar Istilah Dalam Saham/ Pasar ModalĀ 

Bagi Anda yang baru masuk dan terjun ke pasar saham mungkin belum mengetahui dengan baik berbagai istilah dalam pasar saham. Pamahaman terhadap istilah yang ada di pasar modal sangat penting untuk anda pertimbangkan agar bisa menjalani aktivitas investasi dan trading saham dengan lebih baik.

Nah, kali ini kami akan membagikan beberapa istilah penting yang ada di dalam pasar saham dan penting untuk dipahami oleh para pemula.

Berikut ini penjelasannya lebih lanjut Daftar Istilah Dalam Saham untuk Anda semua.

Daftar-Istilah-Saham

Daftar Istilah Dalam Saham Dasar

Pasar Perdana ( IPO )

Pasar Perdana adalah merujuk pada penjualan efek untuk pertama kalinya ke publik atau biasa disebut dengan Initial Public Offering (IPO). Saat Anda membeli saham perdana artinya Anda telah membeli saham pada saat masa penawaran umum perdana.

Pasar Sekunder

Pasar sekunder adalah perdagangan efek setelah diterbitkan dan dijual untuk pertama kalinya. Efek di pasar sekunder sudah pernah diperdagangkan di pasar perdana.

Manajer Investasi

Pihak yang telah memperoleh izin dari Bapepam untuk melakukan kegiatan usaha mengelola portofolio efek untuk sekelompok nasabah. Pihak yang dikecualikan adalah perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya.

Pialang

Pialang merupakan pihak yang membeli dan menjual saham atas perintah dari para investor yang menanamkan modalnya. Aktivitas yang dilakukan akan mendapatkan komisi.

Emiten

Emiten merupakan sebuah perusahaan yang menawarkan efek kepada masyarakat investor melalui penawaran umum.

Portfolio

Portofolio saham akan terbentuk saat Anda melakukan diversifikasi investasi dengan kombinasi saham, obligasi, alas, properti, dan yang lainnya. Portofolio diciptakan oleh investor dengan tujuan mengurangi resiko kerugian yang bisa saja didapatkan.

Prospektus

Sebuah informasi tertulis yang berhubungan dengan penawaran umum yang bertujuan agar pihak lain membeli efek yang ditawarkan.

Market Capitalization

Nilai yang dimiliki oleh sebuah perusahaan publik berdasarkan harga pasar saham yang dikalikan dengan jumlah saham yang beredar di masyarakat.

Likuiditas

Tingkat kemudahan saham itu ditransaksikan. Semakin tinggi peminat saham tersebut makan akan semakin sering terjadi transaksi. Maka saham akan disebut likuid atau cair.

Saham Blue chips / First Liner

Jenis saham dari perusahaan unggulan yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Saham yang masuk dalam kategori Blue Chip biasanya saham yang mudah ditransaksikan dan likuid. Batasan disebut saham blue chips adalah ketika harga satu lotnya diatas Rp. 5000,00.

Saham Second liner

Jenis saham kedua memiliki karakteristik lebih aktif dan kapitalisasinya lebih rendah. Saham second liner sangat disukai oleh para trader ataupun para investor jangka panjang karena diyakini akan memiliki nilai lebih dikemudian hari. Batasan untuk saham Second Liner adalah Rp. 1000,00 sampai dengan Rp. 5000,00.

Saham Third Liner

Jenis saham yang sangat disukai oleh para trader ataupun para bandar. Dengan harga yang murah dan kapitalisasi yang rendah, harga saham ini mudah dimanipulasi atau terjadi peningkatan signifikan dalam sehari. Saham ini juga dikenal dengan istilah saham gorengan. Batasan saham ini biasanya dibawah Rp. 1000,00.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

IHSG merupakan indikator gabungan yang menunjukkan pergerakan harga saham secara keseluruhan yang tercatat di dalam Bursa Efek Indonesia.

LQ-45

LQ-45 merupakan sebuah indeks yang ada didalam Bursa Efek Indonesia dan dibentuk berdasarkan saham yang memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar tertinggi. Saham yang ada didalam daftar ini akan terus dievaluasi setiap 6 bulan sekali.

Perantara Pedagang Efek

Sebuah perusahaan yang bertindak sebagai perantara bagi para pemodal yang akan melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal. Selain sebagai perantara, perusahaan tersebut bisa juga membeli dan menjual efek atas namanya sendiri. Saat hal ini terjadi, maka perusahaan bertindak sebagai pedagang bukan sebagai perantara pedagang efek lagi.

Perantara Pedagang Efek bekerja berdasarkan amanat yang diberikan investor, baik saat akan menjual atau saat akan membeli saham tersebut. Aktivitas yang mereka lakukan akan mendapat komisi dan nilainya berdasarkan negosiasi dengan investor.

Perusahaan Efek

Sebuah perusahaan yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek.

Perusahaan Publik

Perusahaan yang termasuk dalam perusahaan publik adalah perusahaan yang jumlah sahamnya telah dimiliki setidaknya oleh 300 orang pemegang saham dan mempunyai modal disetor paling sedikit 3 Milyar rupiah. Aturan di atas tidak berlaku kaku dan terus berubah berdasarkan ketentuan dari pemerintah.

Perusahaan Tercatat/Listed Company

Sebuah perusahaan yang sahamnya telah terdaftar dan tercatat serta diperdagangkan dalam Bursa. Agar bisa masuk sebagai Listed Company, perusahaan harus mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan oleh Bursa.

Penasehat Investasi

Sebuah perusahaan atau sesorang yang telah mengantongi izin resmi dari Bapepam untuk bertindak sebagai pemberi nasihat. Mereka memberikan nasihat kepada para pemodal yang akan menanamkan modal yang dimiliki dengan harapa bisa mendapatkan penghasilan yang memadai.

Daftar-broker-saham

Daftar Istilah Saham Dalam Aksi KorporasiĀ 

Go Public

Istilah yang merujuk saat sebuah perusahaan menawarkan saham yang dimiliki kepada masarakat untuk yang pertama kalinya.

Dual Listing

Dual Listing mengacu pada saham yang dicatat di lebih dari 1 bursa. Dengan cara seperti ini likuiditas surat beharga bisa lebih terjaga.

Delisting/Penghapusan Pencatatan

Delisting merupakan sebuah istilah yang merujuk pada dihapuskannya efek dari daftar saham yang tercatat di Bursa. Dengan demikian efek tersebut tidak bisa lagi diperdagangkan di dalam Bursa Efek Indonesia.

Stock Split

Memecah satuan unit saham menjadi lebih 1 saham. Cara ini dilakukan untuk menambah jumlah saham yang beredar.

Suspensi

Suspensi merupakan penghentian sementara perdagangan suatu saham di pasar efek. Hal ini dilakukan bisa karena permintaan dari emiten atau dikarenakan keputusan yang dibuat oleh Bursa. Jika Bursa yang menetapkan penghentian sementara biasanya bertujuan untuk melindungi para investor dan bisa karena pemberian sanksi dari pihak Bursa ke emiten.

Window Dressing

Aktivitas yang dilakukan oleh pihak Manajer Investasi dengan tujuan mempercantik kinerja dengan cara mengangkat harga saham yang ada di dalam portofolio. Aktivitas ini biasanya dilakukan di akhir kuartal, akhir semester, dan akhir tahun.

 

 

 

Dividen

Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan kepada para pemegang saham perusahaan. Pembagian dividen bisa dalam bentuk tunai atau dalam bentuk pembagian saham.

Dividen Kas

Istilah ini masih berkaitan dengan sebelumnya yang artinya bagian laba yang akan dibagikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham dalam bentuk uang tunai.

Dividen Saham

Sedangkan Dividen Saham merupakan bagian laba yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk saham.

 

Earning Per Share (EPS)

Laba bersih yang dihasilkan per saham yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Cara mendapatkan nilai tersebut adalah laba bersih dibagi dengan jumlah saham yang beredar.

 

Financial Statement (Laporan Keuangan)

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh perusahaan secara periodik dan disusun berdasarkan prinsip akuntansi yang diterima secara umum. Laporan ini akan menyajikan kondisi keuangan yang dialami perusahaan dan bisa dilihat dalam laporan Neraca, Laba/Rugi. Laporan Perubahan Modal, dan yang lainnya.

Membuat-Rekening-Saham

Daftar Istilah Saham Dalam TransaksiĀ 

 

 

Lot

Lot merupakan satuan terkecil perdagangan di dalam pasar Bursa dan berjumlah sebesar 100 lembar saham. Jadi jika harga saham perlembar Rp 2000,00 anda minimal membeli dengan Rp 200.000,00 / lot

Offer

Penawaran untuk menjual suatu saham pada Bursa yang dilakukan oleh pihak penjual. Harga penawarannya adalah Offer Price.

Bid

Permintaan untuk membeli suatu saham pada Bursa yang dilakukan oleh pihak pembeli. Harga permintaannya disebut Bid Price.

 

 

 

 

 

 

Take Profit

Aksi yang dilakukan oleh pihak investor untuk melakukan transaksi menjual saham dengan tujuan mendapatkan keuntungan atau Capital Gain.

Cut Loss

Aksi yang dilakukan oleh pihak investor untuk mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh Capital Loss dengan cara menjual saham dalam keadaan rugi.

Stop Loss

Beberapa sumber mengatakan bahwa stop loss dan cut loss itu sama saja. Tetapi menurut saya Stop Loss itu terencana dan Cut Loss itu tidak. Jadi Investor memang merencanakan batasan kerugian akibat penurunan harga kapital / Capital Loss sampai sejauh mana kerugian yang berani ditanggung oleh Investor.

Capital Gain / Capital Loss

Merupakan harga saham itu sendiri. Ketika harga saham meningkat disebut peningkatan kapita / Capital Gain. Dan disebut Capital Loss jika terjadi sebaliknya.

 

Itulah berbagai istilah yang ada di pasar saham atau pasar modal. Semoga berbagai istilah yang telah kami sampaikan di atas bisa membantu Anda yang baru masuk dan mulai berinvestasi di pasar modal.

Jika Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan pembahasan di atas, jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan kepada kami melalui kolom komentar yang ada. Kami dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan yang masuk.

Selamat berinvestasi!

Baca juga Artikel kami yang lainnya tentang saham :

Related For Daftar Istilah Dalam Saham atau Pasar Modal yang Perlu Diketahui