Menu

Risiko dan Kekurangan Bitcoin, Pahami Sebelum Membeli Mata Uang Digital

Januari 13, 2018 | Bitcoin

Risiko dan Kekurangan Bitcoin

–¬†Pembahasan kali ini kami akan berfokus membahas tentang kelemahan atau risiko bitcoin yang patut Anda perhatikan. Setelah sebelumnya membahas tentang berbagai kelebihan dan keuntungan saat berinvestasi bitcoin. Memahami kelemahan bitcoin sangat diperlukan agar Anda memahami dengan baik berbagai risiko yang ada saat berinvestasi mata uang digital ini.

Bitcoin merupakan mata uang digital yang tidak memiliki bentuk fisik dan ditemukan oleh Satoshi Nakamoto. Dengan adanya bitcoin, Anda diberikan kemudahan untuk bisa melakukan transaksi seperti mengirim dan menerima uang dengan cepat melalui perangkat komputer atau smartphone

Satu hal lagi yang membuat semakin banyak orang mulai melirik bitcoin adalah nilai tukarnya yang melonjak tinggi hanya dalam waktu yang singkat saja. 1 bitcoin saat ini bernilai setara dengan USD 15.000 atau sekitar Rp 200 Juta. Nilai tersebut melonjak drastis dari awal dikenalkan yang bernilai USD 13 per 1 bitcoin. (baca : Keuntungan berinvestasi bitcoin)

Dengan nilai yang melonjak drastis tersebut bisa dibayangkan bagaimana orang yang telah memiliki bitcoin pada awal diterbitkan. Tentu para investor awal bitcoin telah menjadi orang yang sangat kaya raya saat ini.

Meskipun menawarkan kelebihan dan keuntungan yang sangat menggiurkan, Anda tetap harus waspada saat akan berinvestasi bitcoin. Kali ini kami akan membagikan apa saja risiko dan kekurangan bitcoin yang patut Anda waspadai dan pertimbangkan sebelum berniat berinvestasi.

1. Bitcoin Memiliki Nilai yang Sangat Berfluktuasi Atau Tidak Stabil

Alasan yang pertama ini dapat terjadi dikarenakan nilai bitcoin ditentukan oleh tingginya permintaan dan penawaran yang ada di pasar. Sehingga hukum pasar akan berlaku untuk menentukan tinggi rendahnya nilai bitcoin. Disaat permintaan bitcoin mengalami lonjakan, namun jumlah bitcoin yang tersedia rendah, maka harga bitcoin akan mengalami kenaikan. Begitu juga sebaliknya, saat permintaan bitcoin menurun sedangkan jumlah bitcoin berlimpah, tentu harga bitcoin akan mengalami penurunan.

Melihat sifatnya yang spekulatif menjadikan bitcoin tidak cocok untuk dijadikan investasi bagi tipe orang yang memiliki tingkat risiko yang konservatif.

2. Ada Risiko Hilang, Jika Salah Memilih Wallet

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa bitcoin merupakan mata uang yang tidak memiliki bentuk. Oleh karena itu penyimpanannya dilakukan dalam bentuk file digital atau biasa disebut dengan Wallet. Wallet ini berfungsi mirip dengan dompet untuk menyimpan uang tunai yang Anda miliki.

Risiko dapat terjadi di saat Wallet yang Anda simpan didalam hard disk mengalami kerusakan. Bukan cuma itu saja, hard disk yang Anda miliki juga sangat rentan terkena virus yang membuat bitcoin yang dimiliki bisa hilang dengan seketika.

Hal di atas diperparah dengan keberadaan peretas atau hacker yang sangat berpotensi mencuri bitcoin melalui malware.

3. Digunakan Sebagai Alat Mencuci Uang

Salah satu hal yang menjadikan bitcoin sebagai mata uang yang menarik di mata para pengguna adalah nilainya yang tidak bisa dipengaruhi oleh campur tangan pemerintah. Namun, hal ini menimbulkan peluang bagi pihak tertentu untuk melakukan tindak pencucian uang dan menghindari pajak dari pemerintah.

Dengan adanya bitcoin, para pelaku tindak kejahatan dapat dengan mudah menyembunyikan uang yang dihasilkan dari tindak kejahatannya. Menyimpan uang dalam bentuk bitcoin akan sulit dilacak oleh pihak manapun dan hal ini sangat berbeda jika mereka menyimpan uang di perbankan.

Selain pelaku tindak kejahatan, bitcoin bisa juga disalahgunakan oleh pihak tertentu yang berniat menyembunyikan pendapatannya dari pemerintah untuk menghindari kewajiban membayar pajak. Dengan demikian potensi pendapatan yang diterima negara dari pajak akan berkurang dan hal ini tentu sangat merugikan negara yang bersangkutan.

4. Tidak Ada Pihak yang Menjamin Saat Terjadi Kehilangan Bitcoin

Tidak ada pihak atau negara yang mampu mengatur keberadaan Bitcoin. Risiko dan kekurangan bitcoin dalam hal penjaminan dana nasabah yang belum mampu dijamin oleh pihak resmi yang ditunjuk negara sangatlah merugikan.  Dengan demikian tidak ada negara yang bersedia menanggung kerugian yang Anda rasakan saat berinvestasi Bitcoin. Hal di atas artinya sat terjadi kegagalan transaksi atau uang yang Anda simpan didalam dompet Bitcoin hilang, maka tidak akan ada Lembaga Penjamin Simpanan yang akan menanggung uang tersebut.

Sampai saat ini pemerintah Indonesia sudah memutuskan melalui Bank Indonesia bahwa segala bentuk transaksi yang Anda lakukan dengan menggunakan Bitcoin tidak ditanggung dan dijamin kemananannya oleh pemerintah.

Jadi, Anda harus mempertimbangkan dengan baik perihal di atas sebelum masuk dan mulai berinvestasi di Bitcoin.

Risiko-investasi-reksadana

5. Masih Sedikitnya ATM Bitcoin di Indonesia

Meskipun dikatakan mata uang digital ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat dunia, tetapi jumlah ATM untuk melakukan transaksi Bitcoin masih sangat minim di Indonesia. Sampai saat ini, jumlah ATM Bitcoin yang ada di Indonesia hanya 3 buah saja. 2 ATM Bitcoin berada di Jalan Monkey Forest 88X Gianyar dan Jalan Legian Kuta, Bali. Kemudian ada 1 ATM yang berlokasi di Jakarta, tepatnya berada di LTC Glodok.

Dengan sedikitnya jumlah ATM Bitcoin membuat Anda akan sangat kesulitan untuk mengambil uang tunai yang disimpan dalam bentuk bitcoin.

6. Tidak Semua Merchant Mau Menerima Bitcoin

Dikarenakan nilai Bitcoin yang sangat fluktuatif membuat banyak Merchant enggan untuk menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran. Hal ini banyak terjadi pada merchant yang sebelumnya menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran. Jika mereka menggunakan Bitcoin, maka potensi kerugian akibat nilai Bitcoin yang berfluktuasi sangat besar dan hal ini tentu akan mengancam keberlangsungan bisnis.

Dikarenakan tidak semua merchant bersedia menerima pembayaran menggunakan Bitcoin membuat Anda akan merasa kesulitan untuk melakukan pembelian barang atau jasa pada merchant tertentu. Biasanya merchant yang bersedia menerima pembayaran menggunakan Bitcoin adalah merchant yang berasal dari luar negeri.

7. Dicekal dibeberapa Negara

Tidak semua negara mengakui keberadaan bitcoin, bahkan ada yang mencekalnya. Hal ini merupakan risiko dan kekurangan bitcoin yang cukup besar. Ya wajar saja, ketika negara mencetak uang memerlukan jaminan berupa emas fisik, sedangkan pada bitcoin tidak. Hal ini mengakibatkan kerugian pada negara ketika banyak jumlah uang dari suatu negara ditukar menjadi bitcoin.

Beberapa negara yang mencekal bitcoin adalah Nigeria, China, Colombia, Taiwan, Ecuador, Vietnam, Rusia, Thailand, Singapura, korea selatan, Indonesia dan masih ada beberapa negara lagi. Jadi sudah banyak negara yang menganggap bitcoin ini berbahaya.

 

Risiko dan kekurangan Bitcoin di atas harus Anda cermati dengan baik dan pertimbangankan dengan matang sebelum mulai berinvestasi pada mata uang digital Bitcoin. Memahami dengan baik setiap risiko akan meminimalisir kerugian yang akan Anda dapatkan di kemudian hari.

Dikarenakan risikonya yang sangat tinggi kami sangat tidak menyarankan Anda untuk menggunakan Bitcoin sebagai investasi yang sifatnya aman. Sebagai contohnya Anda berinvestasi Bitcoin untuk dana pendidikan anak, atau untuk dana kesehatan keluarga. Dengan sifatnya yang berfluktuatif membuat Bitcoin sangat tidak cocok untuk dijadikan investasi untuk memenuhi kebutuhan yang penting.

Jika Anda ingin membeli dan berinvestasi Bitcoin, kami sangat menyarankan Anda untuk menggunakan dana lebih yang tidak terpakai. Dana lebih ini bisa Anda masukkan ke dalam instrumen Bitcoin sebagai investasi spekulatif yang Anda miliki. Jadi, saat terjadi kerugian akibat penurunan nilai di masa depan Anda tidak akan terlalu khawatir dengan hal tersebut.

Itulah berbagai risiko dan kekurangan Bitcoin yang berpotensi anda dapatkan saat berinvestasi. Kami berharap pembahasan di atas bisa memberikan banyak manfaat dan inspirasi kepada Anda semua yang membacanya. Bijaklah berinvestasi dengan memahami seluk beluk instrumen investasi  sebelum Anda memulai.

Selamat berinvestasi!

Related For Risiko dan Kekurangan Bitcoin, Pahami Sebelum Membeli Mata Uang Digital