Menu

Tidak Terduga! Seorang Supir Taksi Sukses Meraup Keuntungan Rp 180 Juta Dari Saham

Januari 2, 2018 | Investasi

Kiat Supir Taksi Sukses Saham – Investasi di sektor saham tidak hanya bisa dilakukan oleh para pemodal besar yang memiliki dana yang berlebih. Buktinya, ada seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi taksi dan sukses meraup keuntungan dari saham sebesar Rp 180 Juta dengan modal 3 juta rupiah.

investasi sukses

Pria tersebut bernama Aab Abdullah yang mulai tertarik menginvestasikan dana yang dimilikinya ke dalam saham. Profesinya sebagai pengemudi taksi mengharuskannya bertemu banyak orang dengan berbagai latar belakang. Ia pun sering bertemu dengan orang yang berinvestasi di saham dan mulai bertanya tentang saham kepada penumpangnya.

Dari pertemuan dengan penumpang inilah ia kemudian disarankan untuk bergabung ke acara Yuk Nabung Saham yang menjadi program dari Bursa Efek Indonesia. Ia pun datang dan langsung mendaftarkan diri ke Mandiri Sekuritas.

Setelah mendaftar, Aab mendapatkan penjelasan berkaitan dengan pasar modal dari pihak sekuritas dan ia pun mantap menginvestasikan dananya ke sektor saham. Jumlah uang yang ia investasikan pada awalnya hanya sebesar Rp 3 Juta.

Kiat Supir Taksi Sukses Saham : Fokus Dengan Apa yang Dilakukan

Saat berinvestasi saham, Aab Abdullah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengemudi taksi agar bisa fokus berinvestasi saham yang dilakukannya. Pada awalnya ia tidak mengerti sama sekali tentang saham dan tidak memiliki pengalaman apapun berkaitan dengan saham.

Bahkan saat ia membeli saham perdana, ia belum menggunakan telpon pintar. Padahal telepon pintar bermanfaat untuk digunakan melakukan jual beli saham yang ada. Berkat saran yang diberikan oleh pihak sekuritas, ia pun mulai belajar menggunakan telepon pintar dan memanfaatkan teknologi untuk bertransaksi sehari-hari.

Kiat Supir Taksi Sukses Saham : Teguh pada Prinsip

PT Wijaya Karya (Persero) menjadi perusahaan pertama yang sahamnya dibeli oleh Aab dengan dana yang ia miliki. Pada awal investasi, saham WIKA tidak sesuai dengan harapan dan terus mengalami penurunan. Salah satu hal yang membuat Aab mempertahnkan saham tersebut adalah nasihat yang ia dapatkan, jika merah artinya tahan dan jika hijau artinya bisa dijual.

Benar saja, saham WIKA mulai berbalik dan bergerak naik. Setelah 3 minggu, dana yang diinvestasikan mulai berkembang sekitar 10 persen dan inilah yang menjadi keuntungan pertama dari investasi yang dilakukan Aab.

Kiat Supir Taksi Sukses Saham : Disiplin Menabung Saham

Setelah merasa nyaman dengan investasi yang dilakukannya, Aab mulai menambah portofolio investasi dengan mengambil dana dari unitlink yang ia miliki sebesar Ro 50 Juta. Ia juga menambah jumlah investasi sebesar Rp 30 Juta dari deposito yang ia miliki.

Hal penting yang perlu dilakukan adalah ia tidak selalu mengambil keuntungan dari saham yang naik. Aab lebih memilih untuk menginvestasikan dana tersebut ke saham perusahaan lain dan menambah portofolio yang dimiliki.

Kiat Supir Taksi Sukses Saham : Tekun dan Memiliki Rencana ke Depan

Melalui ketekunan yang dilakukannya dalam berinvestasi saham, saat ini portofolio saham yang dimilikinya sudah berkembang menjadi Rp 180 Juta. Bukan cuma itu saja, ia pun mampu membeli sebuah mobil yang digunakannya untuk menjadi mitra salah satu perusahaan transportasi online.

Sampai saat ini penghasilan utama Aab berasal dari jual beli saham yang dilakukannya dan menjadi mitra transportasi online yang jadwal kerjanya bisa diatur sendiri. Ia memiliki harapan di masa depan untuk terus berinvestasi saham agar bisa menyekolahkan anaknya sampai ke bangku kuliah.

Kisah Aab Abdullah menginspirasi banyak orang bahwa berinvestasi saham bisa dilakukan oleh siapa pun dan apapun profesinya. Jika kita mau mengambil resiko dan melangkah, potensi keuntungan yang akan didapatkan akan semakin besar.

Semoga menginspirasi!

Baca juga artikel kami tentang investasi lainnya :

sumber : https://www.youtube.com/watch?v=w8Tb41f9_-0

Related For Tidak Terduga! Seorang Supir Taksi Sukses Meraup Keuntungan Rp 180 Juta Dari Saham